Sinopsis The King 2 Hearts Episode 5

Saturday, April 7, 2012

0 comments
Di episode lima ini, Jae-ha menembak Hang-ah didepan publik, keren banget tuh, seorang pangeran lagi.. tapi yang jadi masalahnya, si pangeran kekanak-kanakan ini benar-benar serius ato hanya main-main seperti biasanya. penayangan episode ini, ratingnya turun dari rating sebelumnya, menjadi 14,1... hmmm,,, kenapa yah kira-kira....hmm,,, ya udahlah,,, kita langsung aja ke sinopsisnya....

Sinopsis Episode 5!!!!!!
Komandan Korea Utara dan Korea Selatan bersama-sama bersulang untuk keberhasilan kerjasama yang belum pernah terjadi sebelumnya dan untuk mimpi tentang memenangkan WOC diwaktu yang akan datang. Pada perjamuan untuk merayakan keberhasilan itu, anggota tim Korea Selatan Dong Ha memberi sesuatu pada Kang-seok dari tim Korea Utara. Dia memberinya poster SNSD. 
Kang Seok marah tapi Dong Ha mengatakan ia ingin memberi alamatnya pada Kang-seok tapi tidak bisa menemukan selembar kertas, jadi dia menggunakan poster itu. Kang Seok diam-diam memeriksa sekitar dan akhirnya menerimanya. Ketika Dong Ha akan menulis di poster, Kang Seok memberitahu dia untuk menulis di sudut kanan bawah dengan huruf kecil, sehingga tidak merusak gadis SNSD. Hal yang sama juga dilakukan oleh Shi Kyung dan  Young Bae, mereka juga bertukar barang. 

Young Bae mengajak Shi Kyung untuk berfoto bersama, Dong Ha dan Kang Seok ikut bergabung kemudian. Young Bae meminta untuk bertukar topi dengan Shi Kyung, dan orang-orang dengan senang hati berpose. (waaaaah,,, kurang lengkap,, gak ada Hang-ah dan Jae-ha)
Hang Ah berjalan di perjamuan tersebut kemudian menepuk pundak seorang pria dari belakang. Shi Kyung berbalik dan Hang Ah membuat alasan kalau ia perlu kembali kunci kamar Jae Ha. Shi Kyung mengatakan kepadanya bahwa Jae Ha dan Raja telah kembali ke Korea Selatan.
Hang Ah hampir tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, sampai Shi Kyung memberinya sebotol parfum dari Jae Ha. Hang Ah gembira menerimanya. Tapi ketika ia membukanya, dia menemukan kalau itu botol kosong. Dia berteriak pada Jae Ha untuk menjadi bajingan! (kwkwkkw,,, tetep aja usilnya gak ilang-ilang ne Jae-ha)
Jae Ha mengendarai mobilnya di Seoul, senang bisa kembali dan akan melanjutkan gaya hidup santai nya. Dia mengendarai di samping mobil yang membawa Jae Kang yang menggoda melihat Hang-Ah di papan reklame. Beberapa saat kemudian, sisi menggoda Jae Ha menghilang dan dia terlihat agak kontemplatif.
Hang Ah membersihkan kamarnya ketika ia melihat ke arah meja Jae Ha yang dia digunakan dan melihat dia di sana. Dia berjalan lagi dan duduk di kursinya, meletakkan kakinya di atas meja seperti cara Jae-ha  dulu. Matanya lembab sedikit tapi dia tersenyum. Lalu dia pergi.
Jae-ha dan Jae-kang menghadapi murka Ibu Ratu (ibu mereka), ibu bertanya-tanya apa sih yang Jae Ha lakukan di Korea Utara yang membuat Jae-kang yang biasanya sopan menjadi marah-marah  padanya. Kang Jae meminta maaf, tetapi mengatakan Jae Ha sudah memperbaiki perilakunya di kemudian hari. Jae Ha mengeluh tentang kakinya yang terluka dan mencoba untuk mendapatkan simpati. Jae Ha terus mengatakan saudaranya jika ia sudah melakukannya dengan baik, dan Jae-ha menginginkan sesuatu dari Kang Jae untuk menghargai dia. Dia ingin membawa seseorang ke dalam Istana.
Ternyata Jae Ha ingin Shi Kyung dipromosikan untuk menjadi penjaga pribadinya. Jae Ha meminta Shi Kyung untuk menjaga bagian dalam kamarnya. Biasanya penjaga hanya menjaga dibagian luar, tapi ia khawatir tentang orang-orang yang bersembunyi di dalam. Dia hanya mempercayai Shi Kyung.

Jae Ha meminta Shi Kyung memijat kakinya sementara dia meminum anggur merah. Tentu saja Jae Ha semakin semena-mena pada Shi Kyung. Dia bertanya apakah Shi Kyung menyukai Hang-ah? Tapi Shi-kyung tidak bisa mengatakan semuanya tentang apa yang dia rasa.
Hang-ah diberi tahu ayahnya kalau dirinya merupakan salah satu kandidat yang dipertimbangakan oleh Raja sebagai pendamping Pangeran Jae Ha. Setelah makan malam, Hang Ah pergi ke kamarnya dan mengeluarkan botol kosong pemberian Jae-ha, yang ia telah disembunyikan di laci pakaiannya. Dia duduk di depan meja rias dengan botol yang di tangan, dan tersenyum.
Jae-kang melihat berkas Hang Ah ketika istrinya datang.  Jae Kang pergi menemui Jae Ha yang sedang mandi tentang langkah-langkah berikutnya untuk pemilihan pengantin bagi Jae Ha. Jae Ha menolak setiap keputusan pemilihan itu, sampai Jae-kang menjanjikan bahwa peserta cantik, modis, dan belajar di luar negeri. Jae Ha berpikir saudaranya akan  menipunya, dan kemudian Hang Ah tiba-tiba akan muncul. Kang Jae mengatakan kepadanya bahwa Hang Ah sudah dieliminasi.

Jae-kang mengatakan kalau tidak mungkin untuk seorang agen pasukan khusus untuk bergabung dengan keluarga kerajaan Korea Selatan. Jae Ha terlihat sedikit kesal sampai Jae Kang menanyakan apakah Jae Ha kecewa? Jae Ha dengan cepat mengatakan tidak, dan bertanya apakah dia harus menemui semua gadis itu. Dia terus menyebutkan kalau  Hang-Ah akan sedih kalau dia dieliminasi.
Sekretaris Eun menelpon ayah Hang Ah untuk memberitahunya bahwa Hang Ah telah dieliminasi. Alasannya  adalah kalau  itu untuk kebaikannya sendiri, karena dia juga bersaing di WOC dan mereka tidak ingin dia merasa terlalu banyak tekanan. Ayah Hang-Ah mengatakan itu omong kosong, dan mengatakan kalaun putrinya dieliminasi  karena dia seorang tentara dan tidak feminin seperti  gadis-gadis dari Korea Selatan. Dia lalu menutup telepon Sekretaris Eun.
Hang-ah sedang meletakkan mentimun di wajahnya ketika ayahnya pulang. Ayahnya tampak enggan untuk menceritakan berita yang baru dia dapat. Ayahnya dengan manis, mengatakan kalau tidak ada anak perempuan di Korea Selatan yang  cantik, patuh, dan berbakti seperti dia. Lalu ayahnya berkata kalau dia tidak ingin menikahkan dirinya dengan  Jae Ha karena dia menganggap Jae-ha tidak cukup baik untuk Hang-ah.

Hang Ah melemparkan botol pemberian  Jae Ha ke tempat sampah, dan menyebut dia orang jahat. Dia mulai menangis, dan bertanya pada dirinya mengapa dia menyukainya?
Jae Ha berada di Shanghai dan bertemu seorang wanita dari Korea Utara yang dibesarkan di Perancis. Wanita itu bersikeras berbicara dalam bahasa Prancis dengan Jae-ha, dan mengatakan kepadanya kalaua dia adalah seorang desainer tas. Jae Ha bertanya apakah ia mendesain tas yang dapat dikunci. Jae Ha mengatakan kalau ia sudah bertemu dengan seorang gadis Korea Utara yang menggunakan tas yang bisa dikunci untuk menyimpan celana dalamnya. 

Tanpa sadar Jae-ha terus menceritakan tentang Hang-ah, dia mengatakan pada wanita itu kalau gadis yang ia temui selalu membawa jarum dalam kantongnya, bukankah itu buruk, akan lebih baik jika ia memasukkannya ke dalam tas cantik? (hmmmm,,,, Jae-ha tidak bisa berhenti memikirkan Hang-ah) 
Hang- Ah pergi ke posnya di stasiun pengawasan, untuk menonton acara televisi Korea Selatan dan melaporkan apa yang sedang terjadi. Dia mengatakan kalau Pangeran  Korea Selatan baru-baru ini masuk  berita, berita mengenai foto-fotonya yang sedang berkencan dengan gadis-gadis cantik. Hang Ah mencoba untuk mengabaikannya. Tiba-tiba ada berita baru tentang pangeran Korea Selatan yaitu dia akan menikah dengan seorang perwira militer Korea Utara.
Ditempat lain Jae-ha juga melihat berita yang sama, pembawa beriita itu mengatakan kalau Jae-ha diduga terlibat hubungan khusus dengan KIM HANG AH. Hang-ah sendiri dibuat kaget mendengar berita itu. Di Korea Selatan Jae-kang shock mendengarnya, sedangkan ibunya runtuh ketika mendengar berita itu. 
Ada kekacauan massa, terutama tentang latar belakang Hang-ah, kalau dia adalah seseorang yang diajarkan untuk melakukan pembunuhan dan intelijen rahasia sebagai perwira militer. Hang Ah sangat terkejut karena  orang yang dilaporkan menikahi pangeran Korea Selatan adalah dirinya sendiri.
Bong Goo yang menonton video dan mendapatkan laporan dari bawahannya kalau Pangeran  Korea Selatan telah menikah dengan seorang perwira intelijen Korea Utara. Bong Goo terkejut dan tertawa. Dia mengatakan untuk membiarkan berita pernikahan itu. Karena menurutnya itu akan menyenangkan, menonton pangeran yang menikahi seorang wanita yang dilatih untuk membunuhnya. Dalam cerita seperti ini, hasil akhirnya adalah selalu sebuah tragedi. Pria itu akan pergi, wanita itu akan mati.

Sekretaris Eun memberitahu stafnya untuk menyingkirkan wartawan. Jae-kang menuntut untuk tahu siapa yang membocorkan kabar itu? Sekretaris Eun menempatkan kotak cincin di atas meja dan memberitahu Raja bahwa Club M telah mengirimkan ucapan selamat pada Pangeran yang bertunangan.
Jae Ha pergi jogging dan ingin tahu dari Shi Kyung apakah ini benar? Seorang wartawan berjalan kearah  Jae Ha untuk bertanya tentang berita ini. Jae Ha tersenyum padanya, dan kemudian memotong perkataan wartawan itu dengan menanyakan apakah dia tahu dengan dirinya dan mengapa dia pikir dia akan menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Jae-ha berjalan menjauh darinya sementara keamanannya mulai melindunginya.

Ayah Hang Ah mendapat panggilan atas semua yang terjadi, dan ia menjelaskan kalau  itu semua hanya rumor. Dia bergegas keluar untuk menjelaskan semuanya kepada atasannya, Hang Ah muncul menemuinya dan bertanya apa yang terjadi? Ayahnya mengatakan kepadanya untuk tetap tenang, karena  ini semua berasal dari Korea Selatan. Dia akan membereskan semuanya.
Di Korea Selatan, warga marah pada keluarga kerajaan karena tetap diam pada kebenaran dari masalah kabar yang  mengejutkan. Warga memprotes dan bertanya-tanya apakah Pangeran mereka benar-benar menikah dengan seorang mata-mata Korea Utara? Sekretaris Eun memberitahu Raja untuk tetap tenang dan diam, seperti yang  keluarga kerajaan lakukan dalam menangani situasi di masa lalu.

Jae Ha kembali ke Korea Selatan dan melihat laporan berita terbaru. Dia berkata kalau semua itu adalah gosip. Tapi kemudian ia mendengar dari Shi Kyung kalau Raja berencana untuk menjelaskan kepada rakyat. Jae Ha bertanya pada Jae Kang apa yang dia rencanakan untuk menjelaskan? Apa dia akan mengatakan kalau perwira militer Korea Utara Kim Hang Ah adalah seorang yang menyukainya? 
 Jae-kang  ingin mengatakan yang sebenarnya - kalau ia berencana untuk mengatur pernikahan dengan Korea Utara dan Kim Hang Ah adalah seorang kandidat. Tapi dia telah dieliminasi. Jae Ha meminta dia untuk mempertimbangkan kembali, bagaimana jika hal tersebut akan meledakkan masalah  bahkan lebih besar? Bagaimana jika Korea Utara marah, atau warga Korea Selatan marah dan ingin menggulingkan Raja mereka? Jae-kang tersenyum, dia bersedia menerima konsekwensi itu.

Jae Ha sangat marah kalau  saudaranya bersedia melepaskan tahtanya dengan mengatakan yang sebenarnya. Shi Kyung mengatakan ia akan melakukan hal yang sama. Tiba-tiba Jae Ha mendapat sebuah ide dan meminta Shi Kyung saat konferensi pers Raja dijadwalkan?

Raja korps pers sedang sibuk menyiapkan untuk konferensi pers. Jae-kang meninjau apa yang dia tulis untuk dikatakan pada saat pers dan Sekretaris Eun memberitahu dia kalau  ia memiliki waktu dua puluh menit. Petugas Korea Utara juga sedang menonton konferensi pers yang akan datang, begitu juga Hang-ah di kamar video pengawasan nya. Ratu dan Ibu Ratu juga menonton konferensi pers, dan Ibu Ratu meminta dia untuk mengubah saluran berita lain  karena semua ini membuatnya gugup.
Saluran diubah ke suatu pertandingan sepak bola, ketika tiba-tiba penyiar mengatakan bahwa Pangeran Jae Ha telah tiba di pertandingan untuk memberikan keinginan baik untuk tim. Jae Ha berdiri di depan podium dan berharap keberuntungan tim untuk memenangkan pertandingan. Semua orang melihat saat Jae Ha memberitahu semua orang bahwa Kim Hang Ah benar-benar adalah seorang perwira intelijen dari Utara. Dan ia mengancam untuk membunuhnya pertama kalinya mereka bertemu.

Tetapi hati manusia tidak mungkin untuk memprediksi. Dia jatuh cinta dengan Kim Hang Ah, dan meminta saudaranya untuk mengijinkan pernikahan mereka. Raja setuju. Dia mengikuti hatinya dan tidak mempertimbangkan hati warga Korea Selatan. Dia meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan Raja, yang tidak melakukan kesalahan.

Dia salah, hatinya salah, karena jatuh cinta dengan seorang wanita Korea Utara yang mengancam akan membunuhnya. Dia meminta warganya untuk mengutuk dia karena berani jatuh cinta dengan musuh. Jae Ha menundukkan kepalanya  dalam permintaan maaf.
Bong Goo yang berada di pesawat terbang sedang membaca di koran tentang Pangeran Jae Ha yang mau menerima kesalahan karena mengejar cintanya. Dia memerintahkan pesawat dialihkan ke Korea Selatan.
Jae Ha mengatakan pada Jae Kang bahwa dia tidak melakukan ini untuk menyelamatkan saudaranya. Dia melakukan ini agar ia tidak harus menjadi Raja. Jae Ha bisa berbohong bahkan lebih masuk akal, seperti Jae-kang  jatuh cinta dengan Hang-ah dan berselingkuh dengannya. Kang Jae bertanya kapan Jae Ha ingin melakukan pertemuan resmi, yang membuat bingung Jae Ha dengan pertanyaan itu. Jae Kang mengatakan kalau semuanya sudah terbuka sekarang, jadi langkah berikutnya adalah untuk membuatnya menjadi resmi.

Jae Ha berkata pada Jae Kang untuk berhenti bercanda. Kang Jae serius. Jika berhasil, maka mereka menikah. Jika tidak, maka mereka dapat memberitahu dunia mereka putus. Jae Ha mengatakan bahwa dia sudah mengatakan kepada dunia ia jatuh cinta dengan Kim Hang Ah. Bagaimana jika Hang Ah mencintai dia juga? Jae Kang tidak berpikir kalau itu mungkin, tapi Jae Ha tertawa dan berkata: "dia benar-benar sudah menyukaiku!".

Kang Jae melihat adiknya yang super narsis itu. Jae Ha mengatakan mata Hang Ah benar-benar bersinar ketika dia melihatnya. Ditambah dia pintar, tinggi, tampan, bagaimana mungkin dia tidak menyukainya? Jae Ha mengakhiri kata-katanya dengan mengatakan kalau  dia manis, dan itu membuat Jae-kang mengatakan lucu jika seorang pria seusia Jae Ha menyebut dirinya imut. Jae Ha menambahkan kalau  ia seorang Pangeran yang sudah menyatakan cintanya. Dia pikir Hang-ah sudah mengemasi barang dan siap untuk tinggal bersamanya.
Hang Ah memberitahu pejabat Korea Utara yang berkumpul kalau dia tidak mau pergi. Mereka mencoba meyakinkan Hang-ah kalau itu hanya pertemuan adat. Hang Ah mengatakan kalau Jae Ha sudah menipunya berkali-kali selama pelatihan WOC, seperti mengatakan kalau ia menyukainya. Kali ini, dia melakukannya lagi, jelas hanya dengan melihat matanya. Tapi bagaimana kalau itu benar kali ini, dia hanya akan membiarkan Jae Ha menunggunya? Hang Ah mengatakan kalau semua itu adalah omong kosong, dan menyebut Jae Ha adalah master berbohong dan dia akan melakukan apapun untuk keluar dari kesulitan. Dia tidak akan masuk dalam kebohongannya lagi. Ayah Hang-Ah mendukung dia.

Jae Ha mengatakan Hang Ah tidak akan datang menemuinya. Sekretaris Eun memberitahu Jae Ha kalau Hang-ah tidak akan mengambil telpon atau bentuk lain dari komunikasi. Dia juga menginformasikan kalau komite  Korea Utara mengatakan kalau Hang-ah tidak akan bertemu Jae Ha. Jae-ha terkejut, dan menanyakan apakah Hang-ah benar-benar tidak menyukai dirinya? Sekretaris Eun menunjukkan kalau Pangeran memiliki track record menyukai banyak perempuan.

Jadi apa yang harus Jae Ha lakukan? Jae Kang menyarankan untuk mengatakan pada publik kalau cinta Jae-ha tak terbalas oleh wanita Korea Utara. Jae Ha bisa menjadi pangeran Korea Selatan yang paling menyedihkan. Jae Ha menempatkan wajahnya di tangannya. 
Hang-ah menonton jumpa pers Jae-ha lagi dan lagi, terutama bagian di mana Jae-ha  bilang dia mencintai Kim Hang Ah dan ingin menikahinya. Ayahnya sedang berbicara dengan atasan Hang Ah, yang mencatat kalau Hang-ah sudah cukup bekerja keras belakangan ini. Merekapun berjalan ke dalam ruang pengawasan dan ayahnya melihat Hang-ah sedang menonton deklarasi Jae Ha di komputer.

Hang-ah dan ayahnya makan malam bersama. Selama makan malam, ayahnya mencoba untuk menasihati putrinya, mengatakan bahwa pria sering mengatakan hal-hal tidak berarti. Hang Ah tiba-tiba menyatakan kalau ayahnya benar, dan ketika ia melihat Jae Ha, dia akan mengelindingkannya di bawah kakinya. Ayahnya terkejut kalau  Hang Ah telah setuju untuk bertemu Jae Ha. Hang Ah mengatakan kalau Jae Ha di publik menyatakan bahwa dia mencintainya ke seluruh dunia, ketika dia belum menikah, mereka harus menyelesaikan hal-hal secara pribadi. Dia akan bertemu dengannya, dan menghancurkannya!
Sekretaris Eun dan  Shi Kyung berniat melakukan komunikasi dengan Hang-ah. Sekretaris Eun meminta Shi Kyung membujuk Hang-ah untuk mau bertemu dengan Jae-ha. Shi Kyung online, dan Hang-ah langsung mengumumkan kalau dia akan bertemu Jae Ha, diapun bertanya kapan dan di mana. Shi kyung dan ayahnya terkejut mendengarnya.

Jae Ha meletakkan tubuhnya di tempat tidur dan bermuram durja ketika ia mendengar bahwa Hang Ah setuju untuk bertemu dengannya saat dia berbicara dengan Shi Kyung. Jae Ha kesal dengan asumsi kalau Shi Kyung mampu meyakinkan Hang Ah untuk datang menemuinya. Jae-ha bertanya pada Kyung Shi, apa yang dia bicarakan dengan Hang-ah? Shi Kyung menjawab kalau ia berkata "Bagaimana kabarmu, Kim Hang Ah?" (kwkwkkwkw.... Shi kyung bisa aja buat Jae-ha cemburu)

Jae Ha kesal kalau pernyataan publik tentang cintanya dan tekanan dari rekan-rekan Korea Utaranya dan keluarga kerajaan Korea Selatan tidak cukup baginya untuk setuju untuk bertemu dengannya, tapi satu kata dari Shi Kyung, Hang-ah langsung mau. Shi Kyung terlihat tidak nyaman tetapi tidak dapat menjelaskan apa-apa. Jae Ha mengangkat telepon dan mengatakan kalau  Eun Shi Kyung tidak akan menghadiri pertandingan mendatang untuk bertemu dan menyapa. Karena dia begitu seksi dan menarik, dia jadi bahaya bagi dunia. Shi Kyung tidak memiliki pilihan selain menerima sikap buruk Jae Ha. (Jae ha benar-benar cemburu pada Shi-kyung, padahal Hang-ah memang sudah setuju bertemu dengannya sebelum Shi-kyung menghubunginya)
Hang  Ah mengenakan gaun hanbok modern bersama ayahnya dan pejabat Korea Utara lain berjalan ke garis DMZ. Ratu dan kerumunan wartawan yang menunggunya di sisi lain. Hang Ah merupakan simbolis dengan melangkah di atas garis kuning dan Ratu menyambutnya. Jae-kang  dan Ibu  Ratu menonton di TV. Jae-kang tersenyum, dan mengatakan kalau Hang Ah pasti cantik. Ibunya mengatakan kepalanya sakit dan bangun untuk pergi, tapi ia berhenti untuk bertanya mengapa Hang Ah tidak tersenyum?
Jae Ha dan Dong Ha berada di pesawat ke Jeju untuk pertemuan dan mereka menonton laporan berita yang sama di TV (Shi Kyung, sengaja tidak diajak oleh Jae-ha  karena dia terlalu menarik bagi para  wanita). Dong Ha mengatakan Jae-ha tidak tersenyum melihat  berita itu. Jae Ha melihat  Dong Ha duduk dan mencoba untuk mendapatkan beberapa saran. Jae Ha memberitahu Dong Ha kalau  ia berencana untuk mendapatkan cintanya Hang  Ah, dan kemudian mencampakkannya. (Jae-ha masih kesal karena Hang Ah menolak untuk bertemu dengannya dan kemudian setuju setelah dia berbicara dengan Shi Kyung. Oh Jae Ha, masih seperti anak-anak banget dah)
Hang Ah dibawa ke hotel di Jeju di mana pertemuan akan berlangsung. Dia diberitahu oleh seorang pembantu bahwa ia akan diawasi selama  empat hari dengan tiga pertemuan malam dengan sang Pangeran. Hang Ah diberi ponsel. 
Jae Ha membalik gambar dalam tablet nya, menggerutu bahwa tidak satupun dari mereka terlihat benar. Dia melihat Hang Ah tiba dan ia cepat berdiri untuk menyambutnya. Hang Ah telah berubah mengenakan pakaian yang feminin.
Ketika dia masuk ke ruangan, ia menolak untuk melihat langsung Jae Ha. Saat Jae-ha bertanya kenapa dia tidak mau menatapnya, Hang-ah bilang kalau dia tidak datang ke sini untuk melihat dirinya, dia datang untuk melihat pohon jeruk karena tidak ada satu pun di Korea Utara. Jae Ha duduk dan Hang-ah juga, dan tidak menatapnya langsung.

Kang Seok dan Dong Ah senang bertemu dan berjabat tangan,  Kang Seok bertanya mengapa Pangeran menjadi seperti ini? Dong Ah bilang itu karena "cinta."
 Pelat donat dibawa keluar dan Hang Ah meraihnya satu. Jae Ha berdiri dan menawarkan Hang-ah yang berbentuk hati tapi Hang-ah mengabaikan dirinya dan mengigitan donatnya. Jae-ha mendesah, menanyakan apakah dia akan terlibat dalam perang makanan dengan dia? Hang-ah Ah bertanya apa maksud dengan pidatonya di stadion sepak bola? Jae-ha mencintainya? Bagaimana ia bisa memainkan lelucon publik pada dirinya?

Jae Ha bilang itu bukan lelucon. Tidak mudah untuk Pangeran mengatakan sesuatu seperti itu di publik. Hang Ah menanyakan apakah dia menembaknya karena ia begitu mencintainya? Jae Ha mengakuinya, dan mengatakan kalau dia merasa tersiksa ketika ia menembak Hang-ah. Sebelum dia pergi, Jae-ha memintanya untuk makan malam bersamanya malam ini.
Hang Ah melihat Jae Ha meninggalkan tabletnya di atas meja. Ketika Kang Seok datang, Hang Ah memberitahu dia untuk mengembalikan tablet milik Jae Ha. Kang Seok menekan sebuah tombol dan latar belakang dari tablet itu adalah gambar Hang Ah. Jae Ha datang kembali untuk mengambilnya. Kemudian Jae Ha mengeluh kepada Dong Ah tentang waktu yang buruk, jelas dia memang sudah sengaja memasang  foto-foto Hang-ah agar dia melihatnya. Jae Ha menganggap itu seperti taktik lama sekolah, tidak akan jatuh untuk itu.  
Hang Ah duduk dan berpikir tentang apa yang Kang Seok tahu dari Dong Ah, kalau Jae Ha benar-benar serius menyukainya. Dia tidak menyadarinya sampai ia meninggalkan pelatihan dan kembali ke Korea Selatan. Hang Ah mendapatkan pesan dari Jae Ha, yang  maaf karena menempatkan gambarnya di telepon genggamnya. Dia mengatakan kalau Hang-ah cukup berada didalam hatinya. Hang-ah sedikit terkejut ketika tiba-tiba ayahnya menelpon untuk memastikan dia sampai dengan selamat.

Jae Ha menyuruh staf hotel mempersiapkan ruang perjamuan untuk makan malam khususnya dengan Hang Ah, lengkap dengan gambar raksasa  Hang Ah yang digantung di dinding, balon, orkestra, kelopak mawar ditaburkan di lantai, dan cukup untuk memberi makan donat kecil tentara. Dong Ha bertanya apakah ini tidak berlebihan tapi Jae Ha mengatakan kalau ini adalah cara keluarga kerajaan.
Ketika dia mengatakan bahwa Hang Ah akan datang, Jae Ha meraih buket mawar dan berlutut untuk menunggu Hang Ah. Ketika dia mengangkat kepalanya untuk tersenyum padanya, dia melihat sepasang kaki pria berjalan ke arahnya. Kang Seok ditutupi dengan confetti dan kelopak mawar sebagai pengganti dari Hang Ah. Dia di sini untuk menyampaikan pesan darinya.

Kang Seok mengeluarkan surat dan membacanya. "Saya, Kim Hang Ah, tidak mencintai Lee Jae Ha. Dan Saya tidak berencana menghadiri jamuan pertunangan. Saya juga tidak berencana untuk menghadiri sisa kegiatan yang direncanakan "Kang Seok berbicara dan Jae Ha tampak tertegun..

Sinopsis Fashion King Episode 6

Thursday, April 5, 2012

0 comments
Drama Korea yang berjudul Fashion King ini untuk episode keenamnya sudah ditayangkan di Korea pada tanggal 3 April 2012, dan mendapat rating 14,4 dari TNmS Media Korea. Fashion King Episode 6 ini, kita akan melihat ketidak sukaan An-na pada Ga-young karena Jae-hyuk merekrutnya untuk menjadi desainer juga di Fashion J. okeee,,, kita langsung saja.... Sinopsis Episode 6!!!!!
Saat Young-gul mengantarkan An-na pulang ke apartementnya, dia bertemu dengan Jae-hyuk. tiba-tiba dia ingat dengan foto yang ada di dompet Jae-hyuk yang sudah dia curi. Jae-hyuk yang tidak bisa mengotrol diri langsung memukul Young-gul. (secara dia melihat laki-laki lain di apartement kekasihnya, terlebih lagi dia adalah Young-gul yang dia benci).
Jae-hyuk memukul Young-gul sampai dia terjatuh, dengan menahan rasa kesakitan, Young-gul berkata kalau An-na sedang tidur.  Raut wajah Jae-hyuk sudah terlihat sangat marah, dia pun membentak Young-gul dan menyuruhnya keluar.
Sebelum pergi, Young-gul membalas memukul Jae-hyuk.
Jae-hyuk: “beritahu Ga-young untuk datang ke kantor saya pukul 10 pagi”
Young-gul: “kenapa?”
Jae-hyuk: “kau tak perlu tau, keluarlah”
Young-gul: “ketika An-na bangun, katakan padanya aku akan menelponnya besok jam 10 pagi”
(kwkkwkkwkkw,,,, mereka saling membuat cemburu satu sama lain)
Young-gul kembali ke toko temannya pria berkacamata. Temannya Young-gul itu bernama Chil-bok. Young-gul kembali ke toko Chil-bok  dan melihat Ga-young sedang tertidur diatas lipatan kardus.  Ia terimgat tempat tidur An-na, dan berharap suatu saat dia dapat membelikan Ga-young tempat tidur  yang layak. Young-gul melepas sepatunya dan berbaring di samping Ga-young. Ga-young terbangun saat sadar Young-gul berada disampingnya.Diapun menyelimuti Young-gul dan tidur disampingnya.
Keesokan paginya, Jae-hyuk berada di ruang tamu, dengan dingin dia membaca koran ketika An-na terbangun dan untuk minum kopi. Dia masih kesal dengan kejadian semalam. An-na, tentu saja, bingung dan bertanya-tanya apakah ayahnya sudah mengatakan sesuatu kepadanya. Jae-hyuk bertanya  apakah dia bertemu dengan ayahnya. An-na mengiyakan dan ketika Presiden Jung bertanya, ia mengatakan kepadanya bahwa mereka berniat untuk menikah. Jae-hyuk mengatakan kalau An-na sudah mengatakan hal yang benar. Tapi wajahnya mengatakan sebaliknya. 
Kembali di toko Chil-bok, Young-gul sedang  sarapan dengan Ga-young. Young-gul bertanya pada Ga-young tentang Jae-hyuk,  sementara Ga-young bertanya tentang An-na. Ga-young menunjukkan beberapa desain pada Young-gul dan ia mulai membayangkan mereka berada di catwalk. Ga-young berencana menjual desainnya pada Jae-hyuk. 
Ga-young dan An-na bertemu di lift, mereka sama-sama canggung. Ga-young bertemu dengan Jae-hyuk. Jae-hyuk marah pada Ga-young karena bekerja sama dengan Young-gul. Jae-hyuk menawarinya untuk bekerja di perusahaannya, dengan fasilitas tempat kerja dan lain-lain, tapi Ga-young tetap memilih untuk bekerja dengan Young-gul dan dia menemui Jae-hyuk hanya untuk menjual desainya sekaligus untuk membayar hutangnya. Akhirnya Jae-hyuk tidak bisa membujuknya lagi dan dia membeli desain milik Ga-young dan memberinya uang. (waaaaaah... Jae-hyuk lebih menyukai desain buatan Ga-young daripada buatan An-na pacarnya)
Kembali di toko Chil-bok, Young-gul terkejut kalau  Jae-hyuk, akan memberikan mereka uang tanpa melihat desainnya. (Young-gul curiga Jae-hyuk menyukai Ga-young). Bukan itu, Ga-young menjelaskan  mereka akan mendapatkan biaya desain dan biaya sampel jika desainnya diterima, jadi mereka akan mendapatkan lebih banyak dana. Dan sekarang yang mereka butuhkan tinggal izin usaha dan nama. 
Young-gul akhirnya bisa  mendirikan toko dan mendapat izin usaha yang menggabungkan kedua nama mereka. Young-gul duduk di pabriknya, dan membagikan uang tunai untuk orang-orang yang sudah merawat pabriknya saat dia tidak ada. Mereka berkata ingin meminta maaf pada pacar young-gul, karena mereka sudah memukulinya. 
Di restoran Cina, tiga Ahjumma, penjahit yang sebelumnya bekerja untuk Young-gul bertemu lagi. Mereka membicarakan Ga-young. Mereka bercerita sampai-sampai mengganggu pelanggan lain. Young-gul muncul dan langsung didatangi oleh ahjummas. Mereka semua merindukan satu sama lain. Mereka menanyakan apakah dia bekerja di luar karena punya masalah  dengan Tae-san. Young-gul  menyarankan mereka untuk makan.
Tapi kemudian Bong Sook  melihat dia dan mulai menggeram ... Bong-sook menyerang Young-gul dengan  meraih kerahnya  dan bertanya bagaimana young-gul akan bertanggung jawab untuk dia. Bong-sook  dideportasi karena Young-gul. Ahjumma mencoba untuk menghentikannya tapi Young-gul malah terlempar.
Sekarang, Bong-sook duduk dengan tenang sebelum Young-gul mengunyah makan siangnya. Bong-sook menjelaskan bahwa dia secara ilegal berimigrasi ke Amerika Serikat, dan  bertemu dengan Ga-young dan Young-gul. Karena semua yang terjadi, ia dideportasi dan kehilangan semua uangnya. Sulit untuk mendapatkan pekerjaan di Korea karena usianya. Dia bahkan mencoba bunuh diri ... tapi itu juga sangat sulit untuk mati. Bong-sook mulai menangis.
Bong Sook bertanya apakah dia akan memberi pekerjaan padanya. Young-gul pun menerimanya dan membawanya ke toko barunya bersama Ga-young. Bong-sook dan Ga-youngpun bertemu. 
Para pegawai Young Young Apparel sedang melakukan pembersihan dan Bong Sook berpura-pura mengawasi, tapi akan dimarahi oleh ahjummas. Untuk mengalihkan perhatiannya, Young-gul membawanya dan bertanya apakah dia dapat membawa pergi  Ga-young, tapi dia bilang tidak bisa.
Sebuah paket dari Ga-young datang untuk Jae-hyuk dan dia merobek dan membuka penuh semangat. Itu adalah sketsa desain dari Ga-young, yang ia lihat dengan senang hati.

Young-gul yang sepintas melihat  sketsa nya juga, lalu dia membuat telepon misterius. "Apakah Anda ingin mati? Ingat apa yang saya katakan terakhir kali? Mari kita memulainya"
An-na menyajikan tema baru ke papan dan terus melirik Jae-hyuk untuk meyakinkan dan memberi dukungan, tapi dia nyaris tidak memperhatikan. Direktur Kim terus melihat dirinya, menyebutnya membosankan. Menurutnya seluruh konsep perlu dirubah untuk pameran berikutnya dan terlihat Jae-hyuk menyetujuinya. Dia yakin itu akan berubah dan mengakhiri rapat.
Jae-hyuk memanggil An-na ke kantornya, tapi bukannya menawarkan kenyamanan sebagai pacar  yang baik, Jae-hyuk malah memberikan buku catatan Ga Young dan meminta pendapatnya. An-na benar-benar merasa terhina. ia meminta pendapatnya tentang pekerjaan, tetapi An-na tahu bahwa ini hanyalah formalitas. Jae-hyuk memutuskan untuk menggunakan desainer ini.
Jae-hyuk mengatakan kalau  ada baiknya untuk mengisi sesuatu yang kurang (pekerjaannya) dan mereka tidak mampu untuk gagal lagi. An-na  menghargai bahwa ia berpikir tentang dirinya dan keluar. Jae-hyuk terlihat sedikit bermasalah dengan reaksinya, kemudian memanggil untuk memiliki asistennya untuk menghubungi Ga-young. An-na pergi ke kantornya.
Selama makan siang, ahjumma, Bong Sook dan Ga-muda sedang mendengarkan Young-gul yang mencoba untuk tawar-menawar untuk beberapa kain. Namun, ia berutang budi kepada orang ini dan mereka menolak.
Lalu ia dan Ga-young mulai pada beberapa pertengkaran besar seperti pasangan yang sudah menikah. Ga-young  ingin kain mahal untuk membuat contoh atau kalau tidak mereka tidak akan keluar. Young-gul  mengatakan padanya untuk membuat mereka dengan kain murah karena hanya untuk  ditunjukkan pada Jae-hyuk. Tapi Ga-young tetap ingin  yang terbaik.
Young-gul mengatakan kepadanya untuk pergi ke Jae-hyuk untuk mendapatkan kain tapi Ga-young malu. Young-gul  tidak bisa pergi karena ia dan Jae-hyuk saling membenci.
Jae-hyuk datang ke toko Young-gul, melirik sekitar dengan jijik dan menatap semua orang kepadanya dengan heran. Dia, Young-gul dan Ga-young bertemu di kantor belakang di mana Jae-hyuk menyebutkan bahwa ia datang tepat pada waktunya. Bagaimana mereka bisa mendapatkan apa pun di tempat seperti ini dengan orang yang tidak melakukan apa-apa.

Young-gul sangat marah dan mengatakan kepadanya kalau  itu bukan tempat  untuk  membuat pakaian, tapi para wanita di area kerja yang tidak mengambil libur sehari dalam hidup mereka karena untuk libur melahirkan.

Ga-young  berpikir dia dapat menghasilkan sampel, tapi tidak menurut Jae-hyuk . Dia meminta Ga-young untuk pergi dengannya, para  ahjummas mendengarkan semuanya dari balik  pintu. Jae-hyuk mengatakan pada  Young-gul kalau dia akan mengambil  Ga-young untuk  bekerja di Fashion J. Young-gul  jengkel karena Jae-hyuk  mau  mengambil karyawannya. Tapi Jae-hyuk bilang itu untuk mengembalikan uang itu. Dan yang dapat Young-gul lakukan adalah memastikan Ga-young  mendapat  asuransi dan gaji ekstra. Jae-hyuk menyeringai dalam kemenangan.
An-na dan Jae-hyuk makan malam bersama sebagai permintaan maaf, tapi An-na tidak senang melihat dia di apartemennya. Jae-hyuk mengusulkan mereka hidup bersama. Karena An-na sudah  membuat kesan yang baik pada ayahnya, tapi An-na bilang tidak dengan Jae-hyuk, dia tidak terkesan. An-na  ingin dia yang mengakuinya, bukan ayahnya. Jae-hyuk marah, dia mengatakan kalau dia melakukan semua ini untuknya, agar An-na berhasil.
An-na terdiam, dia bilang kalau dia mengerti, sedangkan Jae-hyuk kembali pada sifat arogannya. Lalu dipun keluar meninggalkan An-na sendiri. Sambil menunggu lift, Jae-hyuk merenungkan kembali apa yang dia lakukan, tapi dia tetap pada harga dirinya. 
Young-gul membuat  pada desain Ga Young di tempat Chil-bok, mungkin dengan bahan yang lebih murah. (aku mencium kejahatan yang akan dilakukan Young-gul.... hmmmm)
Sedangkan Ga-young  sedang berdandan untuk pergi bertemu Jae-hyuk dan dengan kasar membangunkan Young-gul untuk  meminta uang makan siang. Tapi Young-gul enggan memberikan itu padanya. Ketika Ga-young pergi, Young-gul mengatakan kepadanya untuk mencuri beberapa kain dari gudang Jae-hyuk itu.

Tae-san datang. Dia mencari Ga-young tapi dia sudah pergi. Young-gul memutuskan untuk menggunakan kain sisa orang-orang yang tidak dipakai lagi  untuk membuat sesuatu untuk Tae-san.
Ga-young  pergi ke J Fashion dan bertemu asisten Kim yang mengatakan kepadanya untuk berhenti membuat hidupnya sulit. Dia juga memperingatkan Ga-young untuk menjauh dari Jae-hyuk saat dia AS. Tapi sekarang dia hanya bekerja untuk Jae-hyuk. Kim mengatakan kalau An-na sudah menempati tempat sebagai desainer.
Kim kemudian membawanya untuk bertemu dengan Jae-hyuk. Dia sedang makan di restoran mewah. Dia meminta Asisten Kim untuk membantunya dengan apa pun yang Ga-young butuhkan secara pribadi dan untuk memberikan keamanan dirinya. 
Young-gul bekerja keras bersama para ahjummas pada emas dan sesuatu yang mencolok. Bong Sook membawa polka dot mungil merah. Yah, itu untuk bertemu dengan Tae-san. Tae-san akan menjadi Raja Fashion dan berkeliaran dengan model yang indah dengan pergi ke lokasi menakjubkan di seluruh dunia dan bertemu dengan orang-orang terkenal di pesta-pesta mewah. 
Young-gul memanggil  Bong Sook dengan mengenakan gaun mungil dan wig dan membawa setelan emas itu. Il-gook jatuh cinta melihatnya. Pakaian itu diberi merek fashion baru Tae-san yaitu “Yellow Great Mountain”
Jae-hyuk sedang mencoba untuk meyakinkan seseorang, dalam BAHASA INGGRIS paling manis, untuk mendukung peluncuran kedua, yang pasti akan lebih baik dari yang pertama.

An-na muncul, tersenyum, dan ia meminta maaf. Ia mengatakan bahwa ia memikirkan kata-katanya kalau  ia benar. Ia terlalu sensitif karena desain yang ia tunjukkan pada dirinya benar-benar-benar bagus. Jae-hyuk bertanya apakah An-na ingin bekerja dengan desainer ini. Dan dia akan menjadi asisten An-na.
Mereka pergi untuk menemui  Ga-young  dan An-na melihat dia tersenyum tulus pada dirinya sendiri. An-na pikir sarannya hidup bersama adalah ide yang baik. An-na, semakin sulit untuk mencoba bertahan, semakin jauh ia menyelinap pergi dengan wanita yang bekerja di ruang kerja barunya. An-na ingat bertemu dengannya di New York. Ga-young melaporkan langsung ke An na-untuk  membimbingnya. Mereka sama-sama canggung dan mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik. An-na pergi untuk melihat pekerjaan Ga Young. An-na mengatakan kepadanya untuk terus bekerja dengan baik .
Madam  Jo bertemu dengan ibunya Jae-hyuk  yang menginginkan Madam Jo untuk mengurus An-na dan menyingkirkannya dari kehidupan putranya. Madam Jo  menjelaskan kalau wanita yang harus ibunya Jaeu-hyuk khawatirkan sekarang adalah Ga-young.  Jae-hyuk pernah datang untuk mencarinya secara pribadi. Tapi tampaknya Ibunya Jae-hyuk belum menanggapinya.

Di kamar mandi, Madam Jo marah-marah karena Ibunya Jae-hyuk tidak mau mendengarkannya. Saat dia kekluar dia melihat Ga-young. Madam Jo bertanya-tanya apa yang sedang Ga-young lakukan disni? Apa dia bekerja?

Jae-hyuk mencari  Ga-young, tapi dia tidak ada di tempat kerjanya.

Di Young Young Apparel, Young-gul yang mengecek pola desain milik  Ga-young. Dia sedang diam-diam memproduksinya.Seseorang datang dan dia menganggap itu Ga-young, tapi ternyata  itu An-na. 
Ga-young sedang  mendorong gerobak, di sebuah gudang besar penuh dengan gulungan kain, siap untuk mencuri kain untuk Young-gul. Dia naik di atas gerobak ROLLING untuk mencapai rak paling atas. Dia dapat, dan berdiri di atas jari kaki tip-nya. Gerobak berjalan. Dia terkejut, diapun jatuh. Tepat ke pelukan Jae-hyuk .

Sinopsis Love Rain Episode 4

Wednesday, April 4, 2012

0 comments
Lanjuuuuuut, ke episode 4. Drama korea Love Rain sudah memasuki episode ke 4nya yang ditayangkan pada tanggal 3 April 2012. Pada episode ini kita akan terakhir kalinya melihat scene era 70-annya,,, karena akan mulai beralih ke zaman modernnya,, dan kita juga harus melihat perpisahan In-ha dan Yoon-hee... hiks... so sadly.....

Episode 4!!!!!
Pada bagian  terakhir episode 3, kita melihat Yoon-he dan in-ha sama-sama berlari untuk saling bertemu. Dan pada episode 4 ini dimulai dengan In-ha dan Yoon-hee yang berjalan-jalan berjalan-jalan malam itu. In-Ha berkata, "saya benar-benar merindukanmu." Yoon Hee berkata, "saya juga." Lalu mereka berjalan saling berpegangan tangan, dan terus memegang tangan sampai mereka duduk di bangku di depan sebuah bangunan, seperti kota aula. In Ha menjelaskan tentang luka di bibirnya, tapi memastikan Yoon Hee untuk tidak khawatir karena hanya membutuhkan beberapa waktu untuk teman-temannya mengerti. Yoon Hee terus berkata maaf, lalu In-Ha mengatakan, "Dalam cinta tidak ada kata maaf".

Lalu terdengar suara musik yang berasal dari lorong di gedung di depan mereka. Ada siswa berlatih menari. In-Ha dan Yoon Hee berdansa di depan gerbang. In-Ha mengatakan ada sesuatu yang ingin ia lakukan untuk Yoon Hee, In-ha sudah menyelesaikan lagunya dan bernyanyi untuk Yoon-hee. In-Ha memberi judul lagu itu "Love Rain"  dengan lirik terakhir adalah "Aku mencintaimu".

Yoon Hee datang ke kelas dan semua orang menatapnya dengan tatapan yang negatif. Hye-Jeong pergi saat Yoon Hee belum sempat menyapanya.

Dong Wook ditantang In-Ha untuk bermain tenis. Chang Mo memberitahukan itu pada In Sook dan Hye Jeong tentang pertandingan dan mereka pergi terburu-buru ke lapangan tenis. Dong Wook membuat servis, tetapi In Ha hanya diam saja. Dong Wook terus melayani, dan In Ha hanya menerima bola dengan tubuhnya, bukan menggunakan raketnya. Seorang siswi memberitahu Yoon Hee tentang pertandingan itu dan dia pergi ke sana. Dong Wook semakin marah dan dia terus menyakiti In Ha dengan bola. Chang Mo maju untuk menghentikan Dong Wook, sementara Yoon Hee yang melindungi In Ha. Mereka akan melawan, tapi Yoon Hee meminta mereka untuk berhenti. Yoon Hee menyalahkan dirinya sendiri lagi.

Kemudian Hye Jeong menyerahkan buku harian Yoon-hee untuk keduanya. Hye Jeong menyalahkan Yoon Hee karena sudah merusak persahabatan antara In Ha dan Dong Wook. Yoon Hee pergi, dan In Ha berlari untuk mengejar dia, tapi universitas telah menyiarkan antheme lagi, sehingga semua orang harus diam. Tapi In Ha tidak bisa menahannya. 
Dia hanya mendekati Yoon Hee dan tiba-tiba dan memeluknya  erat-erat, tapi Yoon Hee mengangkat bahu dan kemudian dia pergi meninggalkan In-ha.

Yoon Hee membuka buku hariannya. Ternyata, In Ha sudah menulis sebuah catatan di halaman terakhir: Catatan itu dimulai dengan kata-kata "Saya sangat bersyukur kamu sudah bertemu kamu ...". dalam catatan itu In-ha  mengakui perasaannya yang sebenarnya pada Yoon Hee. Diluar dibawah hujan In-ha sedang berdiri disana. In Ha sedang membuat permintaan maaf dan memintanya untuk percaya kepada-Nya. Yoon Hee akan membuka jendela, tapi tiba-tiba ia batuk, dan sapu tangan yang ia gunakan untuk menutupi mulutnya penuh darah. Yoon-hee benar-benar sakit, dia terkena TBC.
 
Chang Mo menjadi sangat emosional  karena persahabatannya hancur, proyek musik mereka di radio juga terpengaruhi. Tapi Chang Mo mulai bernyanyi penuh semangat, Dong Wook dan In Ha dan yang lain bernyanyi bersama dengan dia. Tapi In Sook datang terburu-buru, memberitahu In Ha dan yang lain kalau Yoon Hee sudah mengundurkan diri dari sekolah, dan dia sudah tidak di tempatnya lagi. Dia kembali ke kota kelahirannya.

Ada seorang pria mencari Chang Mo dan In Ha yang terkait dengan aktivitas mereka. Keduanya tampaknya seperti seorang aktivis?

Pada malam hari, In Ha dan Chang Mo memiliki percakapan persahabatan lagi. Chang Mo mengatakan dia bersyukur bahwa tiga dari mereka bisa menyanyi dan menjadi radio. Dia juga mengatakan bahwa ia ingin pergi bepergian suatu hari nanti, kemana saja di seluruh negeri. Dia iri pada In Ha tentang cintanya.

In Ha akan mencari Yoon Hee di kota kelahirannya. Ia tiba di stasiun, dan Dong Wook ada disana.Dong Wook datang untuk memberinya kabar gembira karena dia sudah menemukan Yoon Hee. In Ha akhirnya meminta maaf kepada Dong Wook, dan Dong Wook mengatakan ia juga berutang permintaan maaf kepada Yoon Hee.

Yoon Hee berada di kota kelahirannya. Neneknya mengatakan mereka harus pergi ke tempat paman mereka dan tinggal di sana. Neneknya tampak begitu sedih dan dia menangis. Ini terkait dengan penyakit Yoon Hee. Yoon Hee tersenyum, lalu minta izin untuk pergi berkeliling desa.

In Ha datang ke kampung Yoon Hee dan menemukan alamatnya. Neneknya mengatakan pada In Ha kalau Yoon Hee hanya keluar sebentar untuk  jalan-jalan. In Ha melihat sekolah dan ingat kalau ayah Yoon Hee adalah seorang guru. In Ha pergi ke sana dan menemukan Yoon Hee sedang memainkan organ.

In Ha masuk ke ruangan, tapi Yoon Hee hendak pergi. In Ha mencoba berbicara dengannya. In-ha mengatakan dia menyesal, tapi Yoon Hee mengatakan kalau In Ha tidak melakukan kesalahan apapun. Sebaliknya ia berbohong tentang perasaan dia sebenarnya yang  tidak tulus padanya dan pada akhirnya dia merasa kasihan sudah merusak persahabatannya, itu sebabnya ia melarikan diri. In Ha tidak percaya dengan kata-kata Yoon-hee dan berbicara tentang lagu yang dia ingin bernyanyi untuknya. In-ha mengatakan kalau dia akan menyanyikan lagu itu dalam acara universitas dan memintanya untuk datang melihat, tapi Yoon Hee mengatakan dia tidak ingin mendengarnya lagi. Yoon Hee pulang dan menangis, dan meminta nenek untuk membawanya pergi segera.

Di universitas, tiga orang sedang mempersiapkan pertunjukan. In Ha masih tidak tahu apakah Yoon Hee akan datang atau tidak. Suasana hati semua orang naik lagi. Hye Jeong bersorak memberi semangat pada mereka dan khususnya ke In Ha. Hal itu membuat In Ha mengatakan, "Hye Jeong, aku minta maaf, dan terima kasih."
MC bertanya pada In Ha mengenai lagunya kalau ia pasti tidak sendirian dalam pengalamannya berada di bawah hujan. In Ha mengatakan tidak. Kemudian MC bertanya apakah gadis yang menjadi inspirasi lagu itu di antara penonton. 
Ia mengatakan ia akan datang pasti. Dan ya, Yoon Hee datang. Dia berdiri dekat pintu masuk dan In Ha melihatnya. "Terima kasih," kata In-ha dalam hatinya.
 
Kemudian lagupun mulai dimainkan, Sementara bernyanyi, masing-masing dari mereka sedang memikirkan gadis dalam hati mereka. Di Ha sedang memikirkan kenangan dengan Yoon Hee, begitu juga dengan Dong Wook juga. Sementara Chang Mo berpikir tentang  Hye Jeong dan In Sook. 
 Yoon Hee juga mengingat memori dia bersama dengan In Ha dan akhirnya menangis. Lagu kedua adalah "Who Will Stop The Rain". Lagu ini lebih optimis.

Beberapa polisi datang ke tempat Chang Mo. Mereka mencari sesuatu di kamarnya dan menemukan beberapa file. Polisi yang lain menunggu di belakang, dan Chang Mo mulai melarikan diri. Saat itu In Ha berada disana dan akan berjalan juga, tapi polisi menangkapnya. 
Yoon Hee runtuh dan Dong Wook melihat darah di tangannya. Ketika mengunjungi In Ha di penjara, Dong Wook tidak mengatakan apa-apa tentang Yoon Hee. In Ha mengatakan dia akan segera pergi untuk kemiliteran.

Hye Jeong diam-diam membantu buronan Chang Mo.Chang Mo memberinya pelukan dan menyuruhnya untuk merawat dirinya sendiri. Hye Jeong berkata padanya untuk bertahan hidup. Chang Mo pergi.

Dong Wook sedang mengunjungi Yoon Hee di rumah sakit. Yoon Hee mengatakan dia akan ke tempat pamannya di Amerika Serikat untuk pengobatan. Dong Wook bertanya apakah Yoon-hee akan memberitahu In-ha. Tapi Yoon-hee mengatakan waktu yang akan memberitahunya. Yoon-hee bilang dia ingin mengatakannya pada In-ha,  tapi situasinya tidak tepat dan dia tidak ingin memberikan beban lagi pada In-ha.  Yoon-hee juga meminta  agar  Dong Wook tidak menceritakan semuanya pada In-ha.

In Ha siap untuk menjadi tentara. Teman-temannya mengucapkan selamat tinggal di stasiun kereta api, kecuali Chang Mo dan Dong Wook menyerahkan hadiah dari Yoon Hee. Ternyata arloji ia berikan sebelumnya. dan ada sebuah catatan yang isinya, ia bercerita tentang dia akan pergi ke AS. "Saya tidak bisa mengucapkan selamat tinggal karena saya akan ke tempat pamanku di AS pada hari yang sama. Hari itu saya mendengarkan lagu itu, saya sangat bahagia ... "Dia melanjutkan dengan mengatakan terima kasih untuk semuanya yang sudah In Ha berikan padanya: film, payung kuning, waktu untuk berbagi cerita tentang keluarganya. Tapi mereka harus berpisah dan dia tidak bisa menjaga barang-barang yang sudah dia berikan padanya jadi Yoon-hee memutuskan untuk mengembalikannya. Di kata-kata terakhir dia menulis, "Saya senang bersama Anda." 
 
Ini adalah akhir dari cerita cinta mereka. In Ha berkata di dalam hatinya. Mereka berdua akan berpisah. Tapi In Ha akan hidup dengan kenangan bersamanya. Kereta mulai bergerak. Dong Wook akhirnya memutuskan untuk memberitahu In Ha tentang alasan sebenarnya Yoon Hee pergi ke AS, karena dia sakit. In Ha menangis di kereta. Kisah cinta mereka harus berakhir seperti itu ... (hhhmmmmmm,,,,, menyedihkan......)

Lalu tiba kereta lain, dengan wajah yang sama seperti In Ha. Tapi In-ha yang ini memegang kamera SLR modern, dan mengambil gambar di luar jendela. Kereta tiba di stasiun. suara pengumuman mengatakan kalau sedang berada di Jepang. Seperti penumpang lain, pemuda itu turun dari kereta. Tiba-tiba, wajah seorang gadis yang sama seperti Yoon Hee datang berlari dari arah berlawanan dan menabraknya. Pada pertemuan pertama, laki-laki muda itu sedang menghitung dalam hatinya, "Satu .. dua .. tiga .."
Waaaaaaah.... sekarang masa modern telaaaah dimulaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaai.............

 

Posts Comments

©2006-2010 ·TNB