Sinopsis Time Slip Dr. Jin Episode 5 (part 1)

Sunday, June 24, 2012

Episode 5 drama korea time slip, dr Jin di korea sudah ditayangkan pada tanggal 9 Juni 2012, dan pada penayangannya yang kelima ini, dr. Jin medapat rating 15.6 % dari TNmS Media Korea dan mencapai 15.3 % dari AGB Nielsen, pencapaian yang bisa dibilang stabil, karena walupun ratingnya turun dari penayangan episode 4  pada tanggal 3 Juni 2012, tapi tidakterlalu merosot.
Pada Episode 4, terakhir diceritakan kalau Jin Hyuk mulai pesimis bisa menyelamatkan pasien wabah gwejil, tapi atas kedatangan Young Rae yang memberinya keyakinan kalau dia bisa dan kesembuhan tabib Heo, Jin Hyuk jadi mempunyai kepercayaan dirinya lagi untuk menyelamatkan mereka semua.
Ayah Sik A akhirnya datang dengan membawa pesanan Jin Hyuk untuk membuatkan tabung seperti tabung infus untuknya. Namun mereka masih berada dalam kesulitan karena kekurangan dana untuk membuat peralatan lebih banyak lagi, sehingga Jin Hyuk memakai apa yang ada.  Jin Hyuk mulai mengetes alat barunya dan mengajari Young Rae cara memasang tabung infus dan jarum suntik ke tubuh pasien. Young Rae memperhatikannya  dengan serius.

 Mereka pun selesai melakukannya dan mereka keluar untuk membersihkan diri, tapi ternyata Kyung tak sudah berada diluar. Ia memaksa Young rae untuk pulang bersamanya. Namun Young Rae menolak, dia tidak mau. Young Rae juga memperingatkan Kyung Tak untuk tidak melewati batas karena batas itu adalah batas antara batas daerah yang sudah terkontaminasi oleh wabah.
Kyung Tak tidak peduli dengan semua itu, diapun memotong tali pembatas, dan langsung mengarahkan pedangnya ke leher Jin Hyuk. Young Rae terkejut dengan apa yang dilakukan Kyung Tak. Kyung Tak pun bertanya pada Jin Hyuk dengan nada marah, apakah Jin Hyuk yang membawa Young ke tempat seperti itu. Karena Jin Hyuk tidak bersalah bahkan tidak tau apa-apa, Young Rae pun berusaha menyakinkan Kyung Tak kalau dirinya datang secara suka rela atas kehendak diri sendiri. Namun Jin Hyuk berkata lain, dia malah mengakui kalau dialah yang membawa Young Rae ke desa To Mak, karena para penduduka desa To Mak, percaya pada Young Rae dan mengandalkan Young Rae.  Jelas saja Kyung Tak tak terima dan bertambah marah karena Young Rae merupakan wanita terpenting dalam hidupnya. Jin Hyukpun perlahan menyikirkan pedangnya, dan berusaha memberi pengertian kepada Kyung Tak.
Akhirnya Ha Eung datang membawa garam dan gula. Dia begitu senang saat melihat Myeong Bok masih sanggup bertahan. Dia pun melihat kehadiran Kyung Tak, dan bertanya apa sedang dilakukan Kyung Tak, apakah Kyung Tak sedang mencari perapok diantara para korba wabah Gwejil. Ha Eung melihat pedang Kyung Tak, diapun berkata kalau Kyung Tak mau membunuh Jin Hyuk, dia harus membunuh semua pasien yang ada disana.

Memecah ketegangan tiba-tiba tabib Heo datang dengan terburu-buru dan mengatakan pada Jin Hyuk kalau  keadaan Myeong Bok tiba-tiba drop. Ha Eung syok dan menjerit memanggil anaknya. Jin Hyuk segera memeriksa Myeong Bok dan memutuskan untuk memberikan suntikan infus ke beberapa tempat lagi.
Myeong  Bok yang masih sadar bertanya pada Jin Hyuk, dia bertanya apakah kalau dia mati, ayahnya akan bersedih. Jin Hyuk mengatakan kalau Myeong Bok tidak akan mati, karena dia suatu nanti akan menjadi seseorang yang sangat mulia (Raja). Myeong Bok pun tidak percaya pada kata-kata Jin Hyuk, karena keturunan Jongchin tidak akan mendapat posisi apapun di pemerintahan.  

 Myeong Bok merupakan anak dari Ha Eung yang merupakan keturunan Jongchin  yang berarti dia  bukan ahli waris yang nantinya mewarisi tahta raja. Pada jaman Joseon, keturunan raja setingkat pengeran atau Uibin/Haebin memang dilarang menjabat apapun di pemerintahan, tujuannya untuk menghindari pemberontakan tahta raja.
Jin Hyuk memberikan infus di beberapa bagian tubuh Myeong Bok. Sedang di luar Ha Eung tak kalah cemas, dan berjanji kelak jika anaknya selamat dirinya akan menjadi ayah yang baik untuk anaknya. Hari berganti pagi, Young Rae meminta Jin Hyuk untuk beristirahat. Namun Jin Hyuk mengatakan kalau dia tak pernah sedepresi ini menyelematkan seorang pasien, dan Jin Hyuk mengatakan kalau dia harus bisa menyelamatkan Myeong Bok.  Di saat itulah Myeong Bok sadar.

 Di luar, Ha Eung menyemangati anaknya untuk buang air kecil dan Myeong Bok bisa melakukannya. Betapa bahagianya Ha Eung melihatnya. Anaknya telah sembuh, dirinya pun kembali berhutang kepada Jin Hyuk. Dengan senangnya, Ha Eung berkata kalau sejak pertama kali bertemu dengan Jin Hyuk, dia sudah bisa merasa kalau Jin Hyuk adalah orang yang spesial. Jin Hyuk pun menyindir tentang Ha Eung yang berniat menjual dirinya untuk mendapatkan uang.  Ha Eung pun memberikan uang yang dia dapat dari Dae Gun  untuk pengobatan yang lain.
Tiba-tiba Sik A memanggil Jin Hyuk. Dan mengatakan kalau seseorang telah mengirimkan persediaan sirup jagung dan garam dalam jumlah besar. Semuanya merasa bahagia sekaligus lega. Tak Jauh dari tempat itu, kakak Young Rae dan teman-temannya berdiri tak jauh dari tempat Jin Hyuk. Ternyata mereka lah yang mengirim barang-barang itu.
Dan akhirnya Ibu Sik A telah sembuh, Sik A dan ayahnya pun memeluknya. Jin Hyuk dan lainnya menatap mereka penuh haru. "Berkurang satu lagi pasien, tinggal menunggu waktu saja Gwejil akan lenyap, ucap tabib Heo optimis. Tiba-tiba Jin Hyuk merasakan ada yang aneh pada  tubuhnya, dia pun muntah, seperti gejala gwejil, semua orang yang ada disana kaget melihatnya. Jin Hyuk meminta mereka menjauhi dirinya. Kemudian Jin Hyuk pun pingsan. Tabib Heo menyalahkan dirinya sendiri kalau saja dia dirinya kemarin tidak  muntah terlalu dekat dengan Jin Hyuk. Young Rae langsung merawat Jin Hyuk, tapi Jin Hyuk malah menyuruh Young Rae pergi, karena akan bahaya untuk Young Rae kalau dia sampai tertular. Young Rae pun yang khawatir, mengatakan kalau sekarang Jin Hyuk adalah pasien dan sekarang gantian untuk mereka yang menyelamatkan dia.

Beralih ke tempat gesaeng Choon Hong, Tuan  Kim memuji kinerja Tabib Yoo begitu dia mendengar kalau wabah Gwejil hampir hilang. Tuan  Kim pun beralih ke Kyung Tak, dan menanyakan apakan Jin Hyuk  masih merawat semua pasien itu sendirian? Kyung Tak mengatakan sudah menyuruh bawahannya untuk mencari informasi tentang bagaimana keadaan di To Mak. Tak berapa lama, bawahan Kyung Tak datang melaporkan kalau Jin Hyuk telah tertular. Dan saat Dokter Yoo bertanya siapa yang merawat Jin Hyuk, anak buah Jin Hyuk mengatakan kalau yang merawat Jin Hyuk adalah Young rae.
Tuan  Kim heran, bagaimana bisa putri bangawan berada di sana.Tak ingin kehilangan muka, Kyung Tak berbohong dengan mengaku dialah yang menyuruh Young Rae ke sana, karena Young Rae adalah anak yang ayahnya meninggal karena Gwejil, jadi dia pikiran dia bisa membantu merawat disana. Namun Tuan  Kim marah besar dan tak mau tahu dengan alasan Kyung Tak.
Balik lagi di desa To Mak, Young Rae berusaha memasang selang infus kepada Jin Hyuk. Sedang Jin Hyuk harus bersabar menerangkan berapa banyak botol yang harus Young Rae berikan kepada Jin Hyuk. Di luar, Hae Eung dan  putranya menunggu dengan  cemas akan keadaan Jin Hyuk. Ha Eung pun mengatakan pada putranya kalau Jin Hyuk akan baik-baik saja, karena dia tidak akan membiarkan Jin Hyuk jatuh  seperti itu. Seperti  Jin Hyuk  yang sudah menyelamatkan Myeong Bok, Ha Eung berjanji dia  akan menyelamatkan Jin Hyuk  juga. Demi membalas budi, Ha Eung pun rela membuang kotoran dengan semangat. Setengah sadar Jin Hyuk berkata kalau dia tidak ingin mati dengan cara seperti ini, dan sekilas dia melihat ke arah Young Rae.
Di rumah gisaeng, Kyung Tak mulai mabuk saat mengetahui Young Rae yang merawat Jin Hyuk. Dia tambah frustasi saat tahu karena dia pergi atas kehendak sendiri.  Choon Hong masuk, namun Kyung Tak menanggapinya  dingin. Seakan bisa membaca kegelisahan Kyung Tak, "Meskipun kepribadiannya baik, tidak mudah membawanya pergi ke sana dan membantu. Perasaan yang dia punya untuk Dokter Jin kelihatannya tulus." Kyung Tak yang kessal pun langsung menyuruh Choon Hong diam. Kyung Tak pun memilih diam saja, tapi langkahnya terhenti saat Choon Hong mengatakan kalau sebentar lagi Kyung Tak akan berada dalam bahaya.  Choon Hong sepertinya punya kemampuan meramal.
Balik lagi  ke To Mak. Ha Eung menanyakan keadaan Jin Hyuk pada tabib Heo. Dengan muka sedih tabib Heo mengatakan kalau sulit bagi Jin Hyuk untuk bisa bertahan. Jin Hyuk menjadi sangat lemah karena dia selalu  begadang semalaman untuk menjaga pasien. Dan tabib Heo tidak yakin apakah Jin Hyuk  bisa lolos malam ini. Ha Eung pun meminta tabib Heo menyelamatkan Jin Hyuk.

Ayah Sik A lari menghampiri mereka berdua. Dan dia memberi tahu kalau persediaan hampir habis, barang yang terakhir diberi sudah amblas disebabkan pasien membeludak. Merekapun samuanya jadi cemas. Ha Eung berfikir untuk meminta dukungan pada pemerintahan. Tapi tabib Heo pesimis kalau peerintah tidak akan peduli pada mereka.  Ha Eung akan tetap mencoba daripada berdiam diri tapi tak tahu hasilnya. Tabib Heo menatap pergi Ha Eung. Dia pun berkata pada dirinya dengan sinis kalau Ha Eung hanya sampah walaupun dia seorang kerabat raja, tapi sepertinya rumor itu tidak sepenuhnya benar. "Tidak sopan! Dia itu sanak Raja! Sanak! Siapa kau bicara seperti itu?!" hardik Myeong Bok tegas.
Kakak Young Rae tak sengaja bertemu dengan Kyung Tak. Mencari alasan hanya mencari udara segar. Kyuk Tak pun curhat kepada calon kakak iparnya tersebut. Mereka pun duduk di depan kolam. Dengan perasaan sedih Kyung Tak jujur merasa bersyukur keluarga Hong jatuh miskin, walau tetap berstatus bangswan. Karena itu dia berani melamar Young Rae, walau dirinya anak selir. Kyung Tak tetap menanggap  Young Hwi  tak mengerti perasaannya. Sebenarnya Kakak Young Hwi  merasa miris diabaikan dan disingkirkan karena status strata mereka.
Merasa keceplosan Young hwi  langsung mengalihkan pembicaraan. Setidaknya kini Kyung Tak memiliki apa yang diinginkan. Kyung Tak tersenyum pahit,  dan mengatakan kalau apa yang dikatakan Young hwi salah karena sampai sekarang dia belum pernah diakui oleh ayahnya Tuan Kim dan dia juga belum bisa memenangkan hati adik Young hwi. Karena dia bisa merasakan alasan yang sebenarnya Young Rae pergi ke desa To Mak.
Beralih lagi ke Jin Hyuk, Tabib Heo memeriksa Jin Hyuk dan semakin cemas dengan keadaan Jin Hyuk yang semakin memburuk. Young Rae pun berbisik agar Jin Hyuk bisa bertahan.   Jin Hyuk tersadar, samar-samar dia melihat Mi Na yang mengusap keringatnya. "Mi Na-ah," panggil Jin Hyuk dan memegang tangan Young Rae. Buru-buru Young Rae melepas tangan Jin Hyuk dan berlari keluar. Young Rae pun teringat dengan Jin Hyuk saat pertama kali bertemu dan berkata padanya ia seakan mirip seseorang yang dikenal Jin Hyuk, dan Jin Hyuk juga memanggil Mi-Na.
Sik A datang membuyarkan lamunan Young Rae dan mempertemukan dia dengan  Choon Hong.  Choon Hong memberikan beras untuk para penduduk. Young Rae pun mengucapkan rasa terimakasih. Choon Hong pun tanpa ragu-ragu bertanya apakah dia bisa membawa Jin Hyuk pergi? Tentu saja Young Rae menolaknya.  Namun Choon Hong bersikeras membawanya ke tempat yang lebih baik daripda desa To Mak yang kumuh, Young Rae bersikukuh tidak mengijinkan.
Young Rae pun mengatakan kalau  Jin Hyuk memerintahkan untuk tidak boleh seorangpun masuk kecuali mereka yang diizinkan masuk. Choon Hong pun mengatakan kalau dia tidak percaya itu perintah Jin Hyuk dan hanya bualan Young Rae. Choon Hong pun menambahkan kalau Young Rae benar-benar perduli pada Jin Hyuk, seharusnya dia harus memahami apa yang terbaik untuknya, lagi pula kalau Young Rae berada dekat-dekat dengan Jin Hyuk, itu bukan akan menjadi obat, tetapi menjadi racun.

Mendengar itu, Young Rae tidak mengerti maksud perkataan  Choon Hong, mendadak tabib Heo keluar dan memberi tahu kalau  keadaan Jin Hyuk memburuk. Choon Hong yang hendak masuk dihalangi oleh ayah Sik A.

0 comments:

Post a Comment

 

Posts Comments

©2006-2010 ·TNB