Sinopsis Time Slip Dr. Jin Episode 5 (part 2)

Monday, June 25, 2012

Episode 5 drama korea time slip, dr Jin di korea sudah ditayangkan pada tanggal 9 Juni 2012, dan pada penayangannya yang kelima ini, dr. Jin medapat rating 15.6 % dari TNmS Media Korea dan mencapai 15.3 % dari AGB Nielsen, pencapaian yang bisa dibilang stabil, karena walupun ratingnya turun dari penayangan episode 4  pada tanggal 3 Juni 2012, tapi tidakterlalu merosot.
Postingan untuk episode 5 ini sama seperti episode-episode sebelumnya, yaitu akan diposting menjadi dua bagian. Dan kemarin saya sudah memposting sinopsis time slip, dr Jin episode 5 part 1 dan sekarang akan saya posting lanjutannya.
Choon Hong datang ke Desa To Mak untuk menemui Jin Hyuk dan membawanya, dan tentu saja Young Rae mencegahnya. Tapi saat mereka tengah berdebat, tabib Heo keluar dan mengatakan kalau keadaan Jin Hyuk memburuk. Di dalam, Jin Hyuk mulai kejang-kejang lalu dia  tidak  sadarkan diri. Young Rae pun menyuruh tabib Heo untuk memberi air manis yang banyak pada Jin Hyuk. 
Young Rae teringat saat Jin Hyuk mengajarinya untuk memberikan larutan oralit pada Myeong Bok lebih banyak dan di infus lewat arteri paha dalam. Tabib Heo mengerti, begitu dia menyibakan selimut, Young Rae langsung melengos canggung. Young Rae pun mencoba melakukan apa yang dilakukan Jin Hyuk. Choon Hong yang melihatnya dari luar menyadari kalau dia terlalu meremehkan Young Rae sebagai putri bangsawan. Dia pun mengurungkan niatnya untuk membawa Jin Hyuk pergi.
Beralih pada  Ha Eung yang rela menunggu dokter Yoo dikediamannya, saat dia melihat dokter Yoo, Ha Eung langsung menghampirinya, namun dokter Yoo tidak terlalu bersemangat untuk berteu dengan HA Eung. Dengan basa-basi dokter Yoo menanyakan keadaan Myeong Bok, dengan senang HA Eung mengatakan kalau putranya sudah sembuh, dia juga mengatakan kalau Jin Hyuk berhasil menyembuhkan orang-orang di desa To Mak, tapi dengan sinis dokter Yoo menanggapi berita tertularnya Jin Hyuk. Karena itulah Ha Eung datang bermaksud meminta Dokter  Yoo untuk menggunakan jabatan dokter  Istana untuk menyebarkan cara Ji Hyuk mengatasi Gwejil. Dokter  Yoo berjanji akan membicarakan kepada Tuan  Kim. Ha Eung pun sangat berterimakasih.
Balik lagi ke Young Rae yang tengah  menatap Jin Hyuk, dia berbisik pada Jin Hyuk dan memintanya kembali.  Jin Hyuk bermimpi dan mengira dirinya sudah kembali ke jamannya. Tapi tiba-tiba dia terpikir tentang Young Rae. Jin Hyuk pun kemudian menjatuhkan diri dari atas gedung, seperti adegan cara dia kembali ke zaman Joseon. Mendadak terdengar suara Young Rae untuk kembali.
Young Rae merasa keadaan Jin Hyuk mulai membaik. Ia pun memanggil Tabib Heo untuk mengecek Jin Hyuk. Setelah dicek, dengan gembira tabib Heo mengatakan kalau detak nadi Jin Hyuk sudah kembali normal. Jin Hyuk pun membuka mata. Young Rae sampai terharu melihat Jin Hyuk hidup kembali. Tabib Heo langsung keluar memberi tahu orang-orang. Jin Hyuk mengatakan kalau dia mendengar suara Young Rae, yang memintanya untuk kembali. Mendengar Jin Hyuk mengatakan itu Young Rae jadi canggung, diapun langsung memberikan infus lagi.  
 
Orang-orang berkumpul di luar rumah untuk menunggu kabar tentang keadaan Jin Hyuk. Saat diluar tabib Heo masih sempat membual dengan mengatakan kalau  Jin Hyuk sudah berutang budi padanya karena dialah yang menyelamatkan Jin Hyuk. Ha Eung dan lainnya tak mengiraukan kata-kata tabib Heo, mereka senang  karena Jin Hyuk selamat. Mereka pun masuk untuk melihat Jin Hyuk.
Saat bertemu dengan Jin Hyuk,  Ha Eung melontakan candaan pada Jin Hyuk dengan mengatakan kalau Jin Hyuk ceoboh sekali hingga bisa tertular gwejil.  Jin Hyuk tersenyum meminta Young Rae untuk 'mengusir' mereka, karena dia takut nanti mereka lah yang terkena gwejil.  Ha Eung protes, karena dia belum selesai menyampaikan sesuatu. Dia menyampaikan kalau pemerintah sudah berjanji untuk membantu. Dan mereka tidak akan kekurangan obat lagi. Selain itu  pengobatan Jin Hyuk  akan digunakan di 8 provinsi Joseon.  Mereka pun bergembira mendengar berita itu.
Hadeeeuh... Ha Eung salah mencari orang, dia percaya aja lagi saat dokter Yoo bilang akan menyampaikan keberhasilan Jin Hyuk pada Tuan Kim. Karena dokter Yoo tidak mengatakan yang sebenarnya seperti yang disampaikan Ha Eung. Dia malah mengatakan pada Tuan Kim kalau  keadaan di To Mak semakin memburuk dan meminta Tuan Kim untuk membakar desa tersebut.  Kyung Tak yang mengetahui semuanya mengatakan kalau  laporan dari Pochang mengatakan bahwa jumlah pasien sudah berkurang. Tapi karena dokter Yoo yang tidak suka pada Jin Hyuk, mungkin dia takut Jin Hyuk akan mengambil posisinya mengatakan kalau mereka  membiarkannya, apa yang akan mereka lakukan kalau Gwejil mulai merebak lagi?.
Tuan  Kim belum juga memberikan keputusan, Kyung Tak berusaha keras mencegah keputusan membakar desa To Mak. Tapi kata-kata dan pendapat Kyung Tak tidak berguna, karena Tuan Kim memutuskan akan membakar desa To Mak. Yang lebih parah lagi Tuan Kim menyuruh Kyung Tak yang menjalankan pembakaran desa itu, Tuan Kim juga mengatakan pada Kyung Tak untuk tidak menjadi ibu yang baik hati namun, jadilah cambuk dari seorang ayah yang keras.
Kyung mengatakan kalau dia tidak bisa. Kyung Tak keluar dengan emosi. Diluar dia mendengar dokter  Yoo dan Da Geun merendahkan dirinya sebagai putra selir yang lemah karena seorang wanita. Namun Tuan Kim membelanya dnegan mengatakan meskipun dia adalah putra seorang selir, darah Tuan Kim tetap  mengalir di dalam pembuluh darahnya. Tak tahan selalu dipojokkan dan disindir, Kyung Tak langsung masuk, dan mengatakan kalau dia akan pergi ke desa To Mak dan melaksanakan perintah Tuan Kim. (ooooooh.... orang yang baik bisa jadi jahat jika terus diperlakukan seperti itu....)

 Balik lagi ke desa  To Mak yang keadaannya semakin baik, mereka tak menyadari kalau bahaya yang besar akan datang akan datang menghampiri mereka. Ditempat itu Sik A dan Myeong Bok sedang bermain petak umpet. Sedang Young Rae dibawa secara diam-diam oleh bawahan Kyung Tak.
Young Rae terkejut melihat Kyung Tak lengkap bersama pasukannya. Dia berusaha melepaskan diri dari Kyung Tak. Kemudian Kyung Tak memerintahkan pasukannya untuk membakar To Mak. Kyung Tak mengatakan itu tanpa berani melihat ke arah Young Rae. Young Rae mencoba menghentikan mereka namun tidak bisa.

 Ha Eung melihat petugas datang, dia begitu gembira menyambut mereka yang mengira kalau para petugas dari Pochang  akan menolong mereka.  Namun dia terkejut setengah mati saat melihat petugas itu ternyata bermaksud membakar desa To Mak. Jin Hyuk yang masih di dalam mendengar teriakan kebakaran. Ha Eung masuk dan memberitahu Jin Hyuk kalau petugas dari Pochang telah membakar To Mak.  Jin Hyuk pun mengajak Ha Eung untuk memindahkan pasien.
Semua orang panik dan sibuk untuk memindahkan pada pasien dan menyelamatkan diri mereka masing-masing. Tiba-tiba ayah dan ibu Sik A tersadar kalau anak mereka hilang. Mereka pun mencari-cari Sik A.
 ibu Sik A akhirnya menemukannya, tapi mereka malah terperangkap dalam kobaran api mereka berdua tak dapat keluar. Ibu Sik A menyiram air ke tubuh Sik A.  Jin Hyuk dan lainnya berhasil menyelamatkan diri dan para pasien. Sedang ayah Sik A berteriak histeris mengatakan kalau anak dan istrinya terjebak dalam kobaran api.

Tanpa pikir pajang Jin Hyuk langsung akan menolong mereka namu dia ditahan oleh HA Eung yang mengatakan sudah terlambat. Jin Hyuk pun  terduduk lemas dan memanggil nama Sik A. Dan Kyung Tak membawa Young Rae menjauh. Young Rae terus meminta Kyung Tak untuk menghentikan anak buahnya, namun sia-sia. 
Mereka berhasil memadamkan api, dan langsung menerobos masuk. Semakin tak kuasa menahan sedih mendapati ibu Sik A memeluk anaknya. Keduanya tak bergerak. Ayah Sik A menangis histeris. Namun  Jin Hyuk melihat Sik A masih hidup dan berteriak untuk memberitahu yang lain.
Di atas bukit, Young Rae tidak bisa berkata apa-apa  melihat desa To Mak habis di makan  api. Dia begitu marah pada Kyung Tak yang tega melakukan tindakan keji seperti itu.
Sik A sudah sadar dan dia menanggis tersedu-sedu melihat jenazah ibunya dipindah ke liang lahat. Dia juga menyalahkan dirinya, namu ayahnya menenangkan dia dengan mengatakan kalau itu semua sudah takdir. Jin Hyuk memeluk Sik A. Jin Hyuk mengatakan pada dirinya, mungkin wanita ini sudah seharusnya mati setelah dia menyelamatkan putranya dari terjangan kuda. Tidak peduli seberapa keras dia  mencoba, dia  tidak bisa merubah apa yang sudah ditetapkan di sini. Tapi, bagi orang-orang ini, kata-kata seperti sejarah atau takdir tidak berarti apa-apa. Mereka hanya perlu untuk tetap hidup. Dia  tidak bisa berpura-pura tidak tahu semua itu. Dan dia  tidak boleh menyesalinya. dia..harus menyembuhkan rasa sakit ini. Karena itulah takdir Jin Hyuk dengan berada disana.
Jin Hyuk dan Ha Eung pergi ke bukit dan mereka bertemu dengan Young Rae yang masih terdiam melihat asap yang tebal di desa To Mak. Ketiganya pun memandang sedih desa To Mak yang telah habis dilalap api.


0 comments:

Post a Comment

 

Posts Comments

©2006-2010 ·TNB