Sinopsis Dr. Jin Episode 1 (part1)

Tuesday, June 12, 2012

Dah lama pengen nulis sinop dari drama ini, coz kayaknya bakalan seru… cerita-cerita drama seuguk memang keren-keren ceritanya, apalagi kalau dah adu siasat dan kepintaran. Tapi aku belum sepenuhnya tahu jalan cerita dari drama ini, soooo…. Kita ikutin aja dari awal…
Sinopsis episode 1!!!!!
Terdegar suara narrator yang mengatakan bahwa “ Dari kegelapan, cahaya memanggilku…” Disebuah hutan belantara dimalam hari terlihat seseorang yang memakai  pakaian dokter yang tergeletak di tanah. Dia baru tersadar dari pingsannya. Dia melihat sekitarnya, dan dia masih berusaha bersikap tenang.

Dia adalah tokoh utama dari drama ini yaitu dr. Jin dengan nama lengkap Jin Hyuk (yang diperankan oleh Song Seung-heon). Dia merogoh jas dokternya untuk mengambil ponselnya, namu belum sempat dia menggunakannya, ponselnya sudah mati. Disamping dr. Jin masih ada tas dan botol kaca yang didalamnya terdapat sesuatu yang dawetkan.
Dia bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya, dimana dia sekarang. Jin Hyuk berhati-hati menyusuri hutan itu. Dia mengingat-ingat kembali, apa yang tadi dia lakukan, dan dia ingat dengan jelas kalau dia tadi berada di atap rumah sakit.
Dari kejauhan dia melihat cahaya obor dan dia merasa disana terdapat tanda-tanda kehidupan. Dia mendekat kearah cahaya obor tersebut untuk meminta bantuan, namun ternyata ditempat itu ada perkelahian dengan menggunakan kostum-kostum zaman dulu. Jin hyuk pikir kalau semua itu adalah set untuk pembuatan film. Dia pun mendekat, namun tiba-tiba dating seseorang yang menunggang kuda, untungnya dia bissa menghindar dari terjangan kuda tersebut. Pasukan berkuda makin banyak yang dating dan keadaan semakin runyam, kedua belah pihak saling serang antara kelompok orang-orang bercadar (bandit) dan pasukan.
Salah seorang pasukan berkuda yang adalah Kim Kyung-tak mengeluarkan senjata apinya. Ketika salah sorang bandit bersiap menebas Jin Hyuk yang berada disana, Kyung-tak dengan sigap langsung menembakkan pistolnya dan tepat mengenai orang yang bersiap membunuh Jin Kyung.  Kyung Tak lalu memerintahkan pasukannya untuk tidak membiarkan para bandit lolos. Sedangkan Jin hyuk masih syok melihat orang yang berniat membunuhnya sudah bersimpah darah.
Jin Hyuk mulai sadar kalau semua ini  bukan set film. Diapun jadi panic pasukan Kyung Tak pun mengepung dia, dan Kyung Tak mendekatinya. Kyung Tak pun mengamati Jin hyuk dari bawah keatas, dia bingung dengan pakaian yang Jin hyuk kenakan, walaupun dia berbeda dengan bandit yang lainnya, Jin hyuk tetap dicurigai sebagai salah satu komplotan bandit.

Kyung Tak pun memerintahkan pasa pasukannya untuk menangkap dan mengintrogasi Jin Hyuk. Jin Hyuk yang merasa tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa, dia pun panik dan mencari cara untuk melarikan diri. Dia menggunakan senter yang dia bawa dan mengarahkan pada kuda yang Kyung Tak naiki. Kontan saja kuda itu jadi takut dan melempar kyung Tak ke tanah. Dan dengan kesempatan itu, Jin Hyuk langsung melarikan diri. Kyung Tak pun langsung memerintahkan pasukannya untuk menangkap Jin Kyuk.
Saat tengah melarikan diri, Jin Hyuk bertanya-tanya pada dirinya sendiri, “mengapa saya melarikan diri?” dia terus naik ke tempat yang lebih tinggi, namun dia kehilangan pijakan, dan akhirnya dia jatuh di tepi tebing. Pasukan yang mengejarnya kehilangan jejaknya, ternyata Jin kyung masih selamat dan tas yang dibawanya sudah menyelamatkan dirinya. 
Ia pun berusaha naik ke atas dan terus meminta tolong, saat Jin Hyuk mulai kehilangan keseimbangan, ada seseorang yang menolongnya, dan orang itu adalah Lee Beom-soo. Setelah itu Jin Hyuk pun jatuh pingsan.

Flasback abad modern…..

Sebuah ambulan tiba di sebuah rumah sakit dan membawa orang yang terluka dengan kepala diperban, dan orang itu langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat. Jin Hyuk dan ahli bedah lainnya melakukan operasi pada orang tersebut, dan mereka terkejut saat menemukan sesuatu yang serius dan tidak normal.
Hyuk masuk untuk memulai operasi penghapusan, tapi tiba-tiba ada kilatan  cahaya melalui otaknya, dan terdengar suara yang  mengatakan, "Saya harus kembali." Jin Hyuk pun mencengkeram kepalanya. Kemudian sakit kepalanya hilang, dan ia terus bekerja untuk mengambil sesuatu yang ada dikepala orang  itu ... dan itu terlihat seperti janin? Menyeramkan. Janin itu lalu dimasukkan ke dalam cairan dan dimasukkan ke dalam botol, seperti botol yang dia bawa saat dia terdampar dihutan.

Setelah operasi berakhir, Jin Hyuk mengambil jus jeruk kaleng lalu meminumnya, saat dia berbalik dia melihat seorang anak, dan diapun mendekatinya. Dia bertanya pada anak itu, tapi tida ada satu pertanyaan Jin Hyuk yang dijawab oleh anak itu, anak itu malah asik bermain dengan rubiknya.

Kemudian ponselnya bordering, panggilan dari Yoo Mi Na (yang diperankan oleh Park Min Young) yang adalah pacar Jin Hyuk. Hyuk telah melupakan  kencan mereka, dan meminta maaf karena membuat dia menunggu.

Jin Hyuk mengajak bertemu ketemuan dan Mi Ha mengatakan tidak mau, dengan nada kecewa. Jin Hyuk mengatakan ada sesuatu yang ingin dia sampaikan dengan melihat kotak cincin yang sudah dia siapkan, akhirnya Jin Hyuk menanyakan dimana posisi Mi Ha sekarang, saat Mi Ha mengatakan kalau dia ada di apartemennya, Jin Hyuk langsung pergi kesana.
Jin Hyuk bergegas pergi ke apartemen Mi Ha, tapi disana dia malah dapat kejutan dari Mi Ha dengan kue ulang tahun ditangannya. Mi Ha juga menyanyikannya lagu happy birthday untuk oppa Jin Hyuk tercinta. Tapi Jin Hyuk dengan ekspresi sedikit kesal mengatakan, "Sudah dua puluh tahun sejak kau menjadi tetanggaku  dan kau  masih tidak tahu ulang tahunku?" Mi Na  bilang itu karena dia akan pergi minggu depan, sehingga dia ingin merayakannya lebih cepat, agar masih bisa merayakan berdua. Mi Na meminta Jin Hyuk meniup lilinnya, dan Jin Hyuk menurutinya.

Jin Hyuk mengeluarkan cincinnya dan meletakkannya di rak, dan dia pun mengajak Mi Na untuk minum bersama, tapi malah Mi Na datang dengan kue ditangannya, dan berniat melemparnya ke wajah Jin Hyuk. Jelas saja Jin Hyuk tidak mau, dan mereka akhirnya kejar-kejaran.
Mereka terjatuh ke sofa, dan  kuenya juga jatuh, dan tidak menimpa Jin Hyuk, karena yang menimpa Jin Hyuk malah Mi Ha. Hmmm.... so sweeeet.... Mereka bersandar  satu sama lain, dan Jin Hyuk  berbisik, "Mina ... Anda berat."


Mi Ha memberinya ciuman di kening dan berkata, "Aku tidak mencintaimu sedikit pun." Jin Hyuk pun  menjawab  "Aku muak dan lelah pada Anda juga." Mina bertanya langsung mengapa ia tidak melamarnya, dan mengatakan pada Jin Hyuk kalau dia bisa  melarikan diri darinya. Jin Hyuk dengan nada bercanda juga  mengatakan ia akan berterima kasih kalau Mi Na melakukan itu, kemudian mencium dahinya kembali.
Jin Hyuk pun menceritakan kejadian aneh saat dia melakukan operasi pengangkatan tumor pada pasiennya.  Dan Mi Na juga menceritakan kalau dia juga mengalami mimpi yang aneh. Mi Na menceritakan kalau dia bermimpi berada di tempat yang sama sekali belum pernah dia datangi. Di tempat itu dia juga melihat Jin Hyuk, tapi anehnya Jin Hyuk tidak mengenalinya, dan itu membuat dia sedih dan takut.

Hari berikutnya, Jin Hyuk menelpon Mina, yang juga ternyata seorang  dokter di rumah sakit. Jin Hyuk mengajak ketemuan jam 3, tapi Mi Na bilang dia tidak bisa karena dia harus jadi tenaga sukarelawan dan itu sepertinya akan memakan waktu lama. Jin Hyuk bertanya sampai kapan dia akan melakukan semua itu. Mi Na yang tidak mengerti kenapa tiba-tiba dia mengatakan hal seperti itu, Jin Hyuk pun langsung berkata, kalau dia harus datang paling tidak sampai pukul 5, dan kalau dia tidak datang dia pasti akan menyesal. Saat Mi Na coba menanyakan kenapa dia akan menyesal, Jin Hyuk malam mematikan telphonnya.

Selesai menelpon Mi Na langsung kembali ke klinik, dia bertemu dengan Kyung Ho, anak kecil yang berobat padanya, Mi Na juga menanyakan keadaan ayahnya anak itu, dan anak itu bilang ayahnya sedang bekerja. Disaat Mi Na sedang sibuk melayani seorang ibu-ibu yang meminta obat padanya, seseorang membawa ayah Kyung Ho yang sudah tidak sadarkan diri. Mi Na melakukan pertolongan pertama pada ayah Kyung Ho, tapi akhirnya dia membawanya ke rumah sakit.
Mi Ho dan Kyung Ho ikut mengantarkan ke rumah sakit, setiba di rumah sakit, Mi Na langsung menelpon Jin Hyuk yang sudah bersiap-siap untuk bertemu dengan Mi Na. Jin Hyuk pun memeriksa ayah Kyung Ho.

Mi Na menjelaskan kalau kepala orang itu terpukul sesuatu saat di tempat konstruksi, tapi dia merasa dia tidak apa-apa dan memilih pulang ke rumah, dan saat diperjalanan pulan orang itu pingsan. Mi Na mendesak Jin Hyuk untuk melakukan operasi, tetapi Jin Hyuk menolak dengan mengatakan sudah terlambat.
Mi Na mengajak Jin Hyuk berbicara ditempat lain agar tidak terdengar oleh Kyung Ho. Mi Na membujuk Jin Hyuk agar mau melakukan operasi. meskipun kesempatan berhasilnya kurang dari 1%  untuk bertahan hidup. Mi Na  berpendapat kalau  tidak peduli seberapa kecil kesempatan, mereka harus mengambilnya untuk menyelamatkan kehidupan. Mi Na juga mengatakan "Jika saya pasien itu, apakah Anda akan melakukan hal yang sama?"

Jin Hyuk terus menolak untuk melakukan operasi dengan mengatakan lebih baik bagi semua untuk menyerah saja. Bila Anda tahu dari awal kalau semua itu  tidak mungkin, maka itu akan buang-buang waktu dan uang untuk mengoperasikan karena itu gunakan sumberdaya tersebut untuk menyelamatkan seseorang yang memang mempunyai  kesempatan lebih besar. Mi Na tidak bisa percaya dengan apa yang dikatakan Jin Hyuk. Mereka terus bertengkar argumen dan tidak ada yang mau mengalah. Sampai mereka mendengar kabar kalau orang itu sudah meninggal dunia.  


Mi Na  sangat terguncang dan langsung keluar. Dia tidak bisa menghadapi anak laki-laki itu sekarang-karena dia sudah menjadi yatim piatu dan Mi Na bergetar, mengatakan mimpinya pasti benar "Anda tampak seperti seseorang yang saya tidak kenal"
Dia langsung  pergi dan menangis, dan dia tidak  melihat pengendara sepeda motor sampai  menit terakhir, dia pun berusaha untuk menghindari tabrakan tapi dari arah berlawanan ada truk yang melaju ke arahnya, maka terjadilah tabrakan yangmengerikan. Jin Hyuk melihat kecelakaan kecelakaan itu, dan tiba-tiba diperlihatkan janin tumor yang diangkat oleh Jin Hyuk kemarin.
Tubuh Mi Na yang sudah penuh darah dengan cepat dilarikan  ke dalam rumah sakit, dan Jin Hyuk memberikan instruksi kepada stafnya untuk melakukan operasi darurat. Tepat sebelum Mi Na dibawa untuk operasi, Jin Hyuk  mengulurkan tangannya dan mencoba untuk membisikkan sesuatu. Dia meyakinkan segalanya akan baik-baik saja, dan dia berkata, "Kami akan .... dapat memenuhi .... lagi ... "  Jin Hyuk sadar kalau yang baru saja dia lakukan salah, karena dia menolak mengoperasi ayah kyung Ho. Dan tidak ada aturannya, untuk mengobati itu pilih-pilih orang atau hanya menolong orang yang dikenal saja.
Saat tengah melakukan  operasi, lagi-lagi Jin Kyung  terkena ledakan cahaya, yang disertai dengan gambar tumor janin dan mendengar kata-kata yang sama  "Aku harus kembali." Kali ini dia tidak dapat menyembunyikan reaksinya dan dia mencengkeram  kepalanya secara dramatis, berkedip dan bernapas keras. Dia bilang dia dapat melanjutkan operasi, meskipun tampaknya dia sudah  melanggar etika medis. Tetapi ketika ia mencoba untuk melanjutkan, ada sesuatu yang menyakitinya ... dan di saat itu ia kehilangan fokus, sesuatu yang tidak beres terjadi pada  otak Mi Na dan otaknya mengalami pendarahan. Jin Hyuk terpukul dan berusaha untuk menyelamatkannya dan memohon pada Mi Na  untuk bertahan, tetapi tekanan darahnya turun dengan cepat, mendekati garis datar ...
Di tempat lain di rumah sakit, pasien yang sudah diambil janin tumornya menyelinap ke ruangan pasokan medis dan dia mengambil semuanya dan memasukkannya ke dalam tas. Kemudian dia pergi ke kantor Jin Hyuk, di mana ia mengambil janin tumornya.

operasi Mi Na selesai tapi Mi Na belum sadarkan diri, dia masih koma. Mi Na  dibawa  keluar dari ruang operasi dan Jin Hyuk hanya bisa memandangnya sedih; Mi Na  stabil, tapi tidak jelas apakah dia akan bangun. Seorang dokter lain teman Jin Hyuk  menjamin kalau semua  itu bukan salahnya. Jin Hyuk merenung di atap rumah sakit, di mana dia bertemu  dengan pasien yang sudah  mencuri. Jin Hyuk melihat dan orang itu  mencurigakan, sementara pria mendekatinya  dan berkata, "Saya harus kembali."
Jin Hyuk sangat familiar dengan kata-kata itu. Jin Hyuk bertanya: "Itu Anda? Apakah yang telah kau perbuat padaku? "Pria itu tidak menjawab dan dia  mencoba melompat dari atap, tapi Jin Hyuk menarik  tasnya  dari tangannya. Tapi bayi tumor itu jatuh, dan tanpa pikir panjang lagi, Jin Hyuk melompat untuk menangkapnya.  
Kembali lagi ke masa Joseon, dimana Jin Hyuk mendarat di lereng gunung berbatu. Dan orang yang berada disamping nya adalah orang yang sudah menyelamatkannya. Jin Hyuk mulai tersadar dipagi harinya, Jin Hyuk menyadari kalau semua ini bukanlah mimpi.
Penyelamat Nya adalah LEE HA-EUNG, seorang pria aneh dan acak-acakan yang memakai termos di lehernya. Ha-eung menuntut pembayaran karena sudah  menyelamatkan nyawa Jin Hyuk, dia  ingin menghabiskan nya untuk membeli  minuman keras lagi. Tapi Jin Hyuk tidak mempunyai apa-apa, karena Jin Hyuk tidak punya apa-apa, Ha-eung berniat meninggalkannya pergi.
Jin Hyuk mengejarnya untuk bertanya tahun berapa sekarang. Ha-Eung tambah heran pada Jin Hyuk, dia berpendapat, kalau Jin Hyuk adalah orang yang aneh, bukan saja pakaiannya yang aneh tapi pertanyaannya juga aneh.

“ini tahun 1860, tahun kesepuluh dari dinasti Kyeong” ucap Ha-eung.


0 comments:

Post a Comment

 

Posts Comments

©2006-2010 ·TNB